Pertahanan Bawah: Kiat Mencegah Lawan Memperoleh Poin Kontrol (Ride Time)
Dalam gulat (wrestling), posisi bawah (bottom position) adalah fase yang paling menantang dan membutuhkan keterampilan pertahanan yang unggul. Tujuan utama pemain di posisi ini bukan hanya untuk mencetak escape atau reversal, tetapi yang lebih fundamental, adalah untuk membatasi kontrol lawan dan mencegah mereka mengakumulasi waktu kontrol (ride time). Penguasaan Pertahanan Bawah yang efektif menjamin bahwa lawan tidak akan mendapatkan poin mudah dari breakdown atau kuncian bahu (near fall), sekaligus memaksa mereka untuk menghabiskan energi untuk mempertahankan kontrol. Pertahanan Bawah yang kuat adalah awal dari reversal yang sukses.
Pilar utama dari Pertahanan Bawah adalah stance awal yang kuat, yang dikenal sebagai referee position atau posisi set. Pada saat pertandingan dimulai dari posisi bawah, pemain harus segera mengambil posisi pinggul rendah, punggung lurus, dan siku ditekuk ke dalam dan ketat ke lutut. Posisi ini membentuk alas yang kokoh (solid base) yang sulit dirobohkan atau dikontrol. Penting untuk tidak membiarkan lawan menekan pinggul Anda ke matras, karena ini akan membuka peluang untuk breakdown. Latihan Bottom Start Drill harus dilakukan secara eksplosif, dengan pemain segera bangkit ke posisi set yang sempurna dan menahan tekanan lawan selama lima detik sebelum bergerak, yang dilakukan lima belas kali per sesi latihan.
Strategi penting dalam Pertahanan Bawah adalah segera merespons cengkeraman lawan (grip). Jika lawan berhasil mendapatkan kontrol waist lock (kuncian pinggang) atau ankle lock (kuncian pergelangan kaki), pemain harus segera memecah cengkeraman tersebut atau mengubahnya menjadi posisi yang kurang menguntungkan bagi lawan. Salah satu teknik umum adalah sit out, di mana pemain secara tiba-tiba duduk ke samping, menciptakan jarak dan mengganggu keseimbangan lawan. Jika sit out tidak menghasilkan escape, ia harus segera diikuti dengan stand up atau switch. Tim Gulat Regional Jawa Barat mencatat bahwa atlet yang merespons cengkeraman lawan dalam waktu kurang dari dua detik memiliki waktu kontrol lawan rata-rata 50% lebih sedikit.
Pada dasarnya, Pertahanan Bawah adalah permainan movement yang konstan. Pemain tidak boleh statis. Melakukan gerakan kecil yang berkelanjutan, seperti hip heist (mengangkat pinggul) atau circling (bergerak melingkar), menjaga lawan tetap bekerja keras dan membuat mereka sulit mendapatkan pegangan yang aman dan nyaman. Tujuan akhirnya adalah membuat lawan putus asa di atas Anda, memaksanya melepaskan kontrol karena merasa terlalu banyak membuang energi, sehingga membuka jalan bagi escape satu poin atau reversal dua poin yang menentukan.
